Pergantian tahun selalu menjadi momen istimewa. Di Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS), momen pergantian tahun dari 2025 ke 2026 tidak diisi dengan pesta-pora. Doa bersama dan Khatam Quran, itulah yang dilakukan Rektor beserta jajarannya.
Kegiatan yang
dilaksanakan pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025, sebagai bentuk syukur
nikamat sivitas IAI AL-AZIS yang diwujudkan secara kolektif, sederhana, namun
penuh makna. Ada doa dan harapan, ada refleksi perjalan panjang yang telah
dilalui, ada komitmen dan penyatuan hati untuk kemajuan istitusi perguruan
tinggi.
Kegiatan dimulakan pukul 20.00, diikuti oleh Rektor, Wakil Rektor, para pejabat struktural
baik akademik maupun non akademik, dosen, dan tenaga kependidikan (Tendik). Setelah
dibuka dengan basmalah, dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor IAI AL-AZIS, Dr. (Cand.) Datuk Sir Imam Prawoto, KRSS., M.B.A., C.R.B.C.
Dalam
sambutannya, Rektor menekankan pentingnya keteguhan hati dalam menjalani tugas
dan tanggung jawab di lingkungan kampus. Rektor mengingatkan agar semua posisi
dan peran yang diemban—baik sebagai pimpinan, pejabat, maupun tenaga
kependidikan—untuk senantiasa membangun etos kerja yang bagus, yang solid, yang
hebat.
Rektor juga
mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan syukur nikmat sebagai energi positif
dalam bekerja. Motivasi juga harus ditumbukhan pada setian individu dan diblendid
dengan disiplin yang taat pada aturan.
“Mari senantiasa meningkatkan kinerja, dengan etos kerja yang terus dibangun sehingga menghasilkan produktifitas yang baik sebagai pribadi maupun sebagai seseorang yang punya tanggung jawab profesional dan proporsional untuk menghasilkan IAI AL-AZIS dan prodi-prodinya yang unggul. Motivasi yang kuat diblendid, diiringi disiplin yang terus menerus dengan asas taat pada aturan,” ujarnya.
Para peserta
menyimak dengan antusias pesan-pesan yang disampaikan oleh rektor dan menerima
dengan sepenuh hati. Semua sepakat, syukur tidak sekedar pada doa yang
diucapkan, tetapi harus tercermin dalam kinerja sehari-hari, pelayanan yang
lebih baik, dan komitmen terhadap mutu pendidikan.
Doa dan Harapan
Menyongsong Tahun 2026
Usai sambutan
Rektor, acara dilanjutkan dengan sesi yang sangat bermakna. Setiap peserta
diberi kesempatan untuk menyampaikan doa dan harapan, baik untuk tahun 2026
maupun tahun-tahun berikutnya.
Doa-doa yang
disampaikan beragam, namun memiliki benang merah yang sama. Harapan akan
kesehatan dan keberkahan, kelancaran dalam menjalankan amanah, kemajuan
institusi perguruan tinngi, terwujudnya suasana kerja yang harmonis dan
produktif.
Selain itu ada
juga doa dan harapan yang spesifik. Ada yang memohon agar segera dipertemukan
dengan jodohnya, ada berdoa agar studi yang sedang dilaluinya lancar dan segera
dapat menyelesaikannya, dan lain sebagainya
Momen ini
memperlihatkan kebersamaan yang tulus. Tidak ada sekat jabatan. Semua menyatu
dalam harapan dan doa.
Setelah seluruh
peserta menyampaikan doa dan harapannya, Rektor IAI AL-AZIS kemudian
menyempurnakan doa-doa tersebut. Dengan penuh kekhusyuan, beliau memanjatkan
doa penutup yang merangkum seluruh harapan sivitas.
Doa ini menjadi
simbol kepemimpinan yang mengayomi. Seorang Rektor tidak hanya memimpin secara
struktural, tetapi juga memimpin dalam doa dan keteladanan spiritual.
Khatam Quran:
Menyempurnakan Syukur di Awal Tahun
Kegiatan doa
bersama semakin lengkap dengan pelaksanaan khatam Quran. Semua peserta membaca Al-Qur’an
sesuai juz yang sudah ditentukan.
Suara lantunan
al-quran dari setiap peserta saling bersahutan. Membentuk gelombang suara,
saling bertemu, lalu membumbung ke angkasa, menembus cakrawala. Mengetuk pintu
langit sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan petunjuk dalam menapaki
tahun yang baru.
Melalui khatam
Quran, sivitas IAI AL-AZIS meneguhkan niat untuk menjadikan tahun 2026 sebagai
tahun yang lebih baik, lebih bermakna, serta penuh keberkahan dan ridho Tuhan Yang
Maha Esa.
Selamat tahun baru
2026.






Posting Komentar untuk "Doa dan Khatam Quran: Syukur dan Kebersamaan Sivitas IAI AL-AZIS Menyambut Tahun 2026"