Suasana tahun baru masih berasa. Ada doa dan harapan baru di tahun yang baru, serta ada rasa syukur atas segala proses yang telah dilewati. Momen inilah yang dimaknai dengan sangat baik oleh sivitas Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) melalui sebuah acara selametan penuh kekeluargaan.
Bertempat di Mini Auditorium Gedung Jenderal H.M. Suharto,
Kampus IAI AL-AZIS, acara selametan atas keberhasilan dua dosen yang telah lulus
Sertifikasi Dosen digelar pada Sabtu, 3 Januari 2025 pukul 19.00 WIB. Kegiatan
ini tidak sekadar menjadi ungkapan rasa bahagia, tetapi juga wujud nyata syukur
nikmat sivitas IAI Al-Zaytun Indonesia dalam menyambut capaian akademik
sekaligus pergantian tahun.
Selametan merupakan tradisi yang penuh nilai kebersamaan dan rasa syukur. Keberhasilan dua dosen, Dr. M. Nur Kholis AR., S.Si., M.T. dan Dr. Siti Ngainur Rohmah, S.Sos.I., M.A., dalam meraih sertifikasi dosen menjadi alasan digelarnya acara ini.
Sertifikasi dosen bukanlah proses yang singkat. Ada
tahapan administrasi, penilaian portofolio, hingga evaluasi kinerja tridarma
perguruan tinggi. Karena itu, capaian ini dipandang sebagai nikmat besar yang
patut disyukuri bersama.
Melalui selametan, sivitas IAI Al-Zaytun Indonesia diajak untuk tidak
hanya melihat hasil, tetapi juga mensyukuri proses panjang yang telah dilalui
dengan penuh kesabaran dan ikhtiar.
Dalam sambutannya, Dr. Nur Kholis dan Dr. Siti Ngainur
selaku yang punya hajat menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin yang
telah meluangkan waktu. Keduanya menegaskan bahwa keberhasilan ini
tidak lepas dari dukungan institusi, pimpinan, rekan dosen, serta tenaga
kependidikan.
Keduanya juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam
kepada Allah Swt. Tuhan Yang Maha Esa, atas kelancaran seluruh proses
sertifikasi dosen yang telah dilalui.
“Mohon doanya agar jabatan Lektor Kepala akan segera kami
dapatkan,” ujar keduanya.
Rektor IAI Al-Zaytun Indonesia, Dr. (Cand.) Datuk Sir Imam Prawoto, KRSS., M.B.A., C.R.B.C., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada kedua dosen yang telah memperoleh sertifikat dosen. Menurut beliau, keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan akademik yang lebih tinggi dan menantang.
“Ini satu di antara capaian ilmiah sekaligus nikmat atas
karunia Allah atas diterimanya Dr. Ngainur Rohmah dan Dr. Nur Kholis
mendapatkan sertifikasi dosen,” ujar Rektor.
Dalam sambutan tersebut, Rektor juga menyampaikan kabar
menggembirakan lainnya. Menurutnya, terdapat sembilan dosen lagi di lingkungan IAI
Al-Zaytun Indonesia yang telah dinyatakan lulus sertifikasi dosen dan direncanakan akan
menerima sertifikatnya pada tahun depan.
“Karena tradisi selametan ini telah dimulai, kesembilan
dosen tersebut nantinya juga akan melaksanakan hal yang sama. Selametan!” ujarnya.
Dengan diperolehnya sertifikasi dosen, maka jenjang
akademik berikutnya sudah terbuka lebar. Jabatan Lektor Kepala kini menanti,
dan setelah itu peluang menuju Guru Besar atau Profesor semakin nyata.
Rektor menegaskan bahwa kampus akan terus mendorong para dosen untuk meningkatkan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Sertifikasi dosen bukan tujuan akhir, tetapi fondasi untuk melahirkan karya-karya ilmiah yang berdampak luas.
Inilah salah satu wujud nyata syukur nikmat sivitas IAI
Al-Zaytun Indonesia, yakni menjadikan rasa syukur sebagai energi untuk terus
maju dan berkembang.





Posting Komentar untuk "Selametan: Sertifikasi Dosen dan Jalan Terbuka Menuju Lektor Kepala dan Profesor"