Kampus Al-Zaytun Bukti Nyata dari Kesadaran Ekologis

 

Tanggal 10 Januari diperingati sebagai Hari Gerakan 1 Juta Pohon. Sebuah momentum yang mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Di Indonesia, gerakan ini pertama kali dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada 10 Januari 1993 di Jakarta. Melalui pidatonya saat itu, Presiden Soeharto mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk menanam pohon sebagai ikhtiar besar pelestarian lingkungan.

Semangat tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan tahunan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di Kampus Al-Zaytun. Sejak awal berdirinya, Al-Zaytun telah menghidupkan budaya menanam dan merawat pohon sebagai bagian dari karakter dan kesadaran bersama sivitasnya.

Rektor IAI AL-AZIS mendampingi tamu Khusus menanam pohon jati di Jalan Remontada

Ada filosofi yang ditanamkan pada sivitas Al-Zaytun, dan dipampang: “Pendahulu Menanam Untuk Kita, Kini Kita Menanam Untuk Pelanjut”. Ini bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Kampus Al-Zaytun.

Kini, lingkungan Al-Zaytun tampil hijau, teduh, dan asri dengan deretan pepohonan di kanan-kiri jalan yang memberikan suasana sejuk dan segar. Menanam pohon bukan lagi program musiman, melainkan telah menjadi kesadaran akan pentingnya kehadiran pohon bagi kehidupan.


Syaykh Al-Zaytun serta Rektor Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS), memberi teladan langsung bagaimana menanam dan merawat pohon, sehingga nilai kepedulian lingkungan benar-benar hidup, dirawat, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kesadaran akan pentingnya pohon juga ditanamkan pada mahasiswa Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS). Pada suatu momen Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), para mahasiswa diajak secara langsung untuk menanam pohon kopi di sepanjang jalur utama depan gedung perkuliahan. Aktivitas ini tidak hanya sebagai simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga sebagai proses pendidikan nilai dan tanggung jawab ekologis.

Kesadaran ekologis tersebut turut dibawa mahasiswa ke tengah masyarakat. Pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025, mahasiswa IAI AL-AZIS menginisiasi gerakan menanam pohon di wilayah Kecamatan Haurgeulis sebagai bentuk kontribusi nyata menjaga kelestarian lingkungan.






Posting Komentar untuk "Kampus Al-Zaytun Bukti Nyata dari Kesadaran Ekologis"