IAI AL-AZIS Gelar Sosialisasi Daring Prodi PGMI Bersama Mitra Jawa Barat Selatan


Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) melalui Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi secara daring pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Mitra Jawa Barat Selatan dan diikuti oleh 475 orang yang dikoordinir oleh Arman Rajiman, S.H., M.H., yang juga sebagai Ketua Yayasan Reksa Mahardika Utama.

Ketua Prodi PGMI, Dewi Nopasari, S.Pd., M.Pd., dalam pemaparannya, menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana utama perubahan diri dan masyarakat. Mengutip Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 11, disampaikan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Oleh karena itu pendidikan dipandang sebagai jalan strategis untuk membangun pola pikir, karakter, serta kesiapan generasi menghadapi tantangan masa depan.


Sosialisasi ini juga menyoroti peran penting orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anak di tengah derasnya arus informasi di era digital. Pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai jalan menuju pekerjaan, tetapi sebagai proses membentuk mindset, karakter, dan kemampuan beradaptasi sehingga terbuka berbagai peluang usaha, pengabdian, dan pengembangan diri.

Pada kesempatan tersebut, dipaparkan visi IAI AL-AZIS, Fakultas Tarbiyah, serta keilmuan Prodi PGMI. Prodi PGMI memiliki visi keilmua yakni mengembangkan ilmu pendidikan dasar dan edupreneurship berbasis kajian nasional dan internasional yang berlandaskan nilai-nilai ajaran Ilahi, budaya toleransi, dan perdamaian, guna menghasilkan pendidik dan intelektual pendidikan abad ke-21 yang profesional, dinamis, dan kompetitif.


Dari sisi peluang lulusan, Prodi PGMI tidak hanya menyiapkan mahasiswa menjadi calon guru Madrasah Ibtidaiyah, tetapi juga asisten peneliti dan edupreneur di bidang pendidikan. Hal ini sejalan dengan program nasional pengembangan pendidikan, termasuk rencana pembangunan 500 sekolah rakyat yang diprogramkan oleh Presiaden Prabowo Subianto.

“Program Presiaden Prabowo ini membuka peluang luas bagi lulusan PGMI untuk berkontribusi sebagai tenaga pendidik,” ujar Dewi Nopasari.

Kurikulum PGMI IAI AL-AZIS disusun berbasis pendekatan L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Spiritual), yang mengintegrasikan hukum, ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, seni, logika, serta nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Mahasiswa dibekali dengan 146 SKS dan 69 mata kuliah yang mencakup bidang keislaman, kebangsaan, literasi, teknologi, pedagogik, manajemen pendidikan, hingga kewirausahaan.


Kegiatan ini juga menampilkan profil dosen-dosen profesional di bidangnya serta berbagai prestasi mahasiswa, baik di tingkat nasional maupun kegiatan akademik dan organisasi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya aktif di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai kompetisi dan kegiatan ilmiah.

Sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab, doa bersama untuk kesehatan dan kebahagian anggota komunitas, serta harapan agar semakin banyak calon mahasiswa yang bergabung dengan Prodi PGMI IAI AL-AZIS di masa mendatang.

Posting Komentar untuk "IAI AL-AZIS Gelar Sosialisasi Daring Prodi PGMI Bersama Mitra Jawa Barat Selatan"