
“Keberhasilan belajar bahasa Arab bukan ditentukan dari latar belakang sekolah, lebih ditentukan oleh kemauan dan semangat belajar,” terang Dadan Mardanai, S.Sos.I., M.A., Ketua Prgram Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS).
Ini disampaikan saat menjawab pertanyaan dari peserta silaturahim dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 IAI AL-AZIS secara daring pada Kamis ba’da Subuh, 5 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Mitra Jawa Barat Selatan dan diikuti oleh 473 peserta.
Acara yang diprakasai Yayasan Reksa Mahardika Utama ini dimulakan dengan istighosah dan dilanjutkan sesi pemaparan sosialisasi IAI AL-AZIS. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Dadan Mardani, selaku Kaprodi PBA IAI AL-AZIS dalam pemaparannya menjelaskan visi IAI AL-AZIS sebagai perguruan tinggi riset internasional berbasis ajaran Ilahi untuk semua, dengan sistem kontemporer, berbudaya toleransi dan perdamaian, serta tujuan akhir terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan manusiawi yang merdeka secara ruh, pikir, dan ilmu. Visi tersebut diturunkan ke Fakultas Tarbiyah dan selanjutnya ke Prodi PBA sebagai pusat unggulan riset internasional dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab berbasis pendekatan L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Spiritual).
Prodi PBA diarahkan untuk menghasilkan pendidik bahasa Arab yang profesional, inovatif, dan transformatif di tingkat global. Profil lulusan PBA mencakup tiga bidang utama, yaitu pendidik bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam dan umum, asisten peneliti pendidikan bahasa Arab, serta edupreneur di bidang pendidikan bahasa Arab yang memiliki semangat kewirausahaan dan kemandirian.
Untuk mendukung hal tersebut, Prodi PBA menetapkan sembilan capaian pembelajaran lulusan (CPL), antara lain beriman dan bertakwa, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan perdamaian, menguasai konsep ilmu bahasa Arab berbasis riset, mampu merancang dan mengelola pembelajaran berbasis L-STEAMS, melaksanakan penelitian bertaraf internasional, berkomunikasi dalam bahasa Arab tingkat lanjut, serta mengembangkan teknologi dan seni pembelajaran secara kreatif dan berbasis data dengan nilai spiritual.
Pada sesi prestasi, dipaparkan berbagai capaian membanggakan mahasiswa PBA, seperti juara satu lomba cipta puisi tiga bahasa tingkat wilayah, juara satu lomba film pendek bahasa Arab tingkat nasional, juara dua peserta teraktif Gita Arobiah tingkat nasional, juara tiga desain poster bahasa Arab dan kaligrafi tingkat nasional, hingga juara tiga International Invention Competition for Young Muslim Scientist tahun 2025 di tingkat internasional. Selain itu, mahasiswa PBA juga meraih prestasi di bidang olahraga melalui kejuaraan IPSI Cup tingkat wilayah.
Dari sisi kerja sama, Prodi PBA IAI AL-AZIS telah menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikan, baik madrasah maupun perguruan tinggi, seperti Mahad Al-Zaytun, MTs dan MA di lingkungan Al-Zaytun, Universitas Islam KH. Rukhiyat Cipasung Tasikmalaya, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syekh Nurjati Cirebon, Universitas Raden Fatah Palembang, Universitas Hasyim Asy’ari Jombang, serta Universitas Darussalam Gontor. Kerja sama tersebut telah diimplementasikan dalam bentuk penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, lomba mahasiswa, bedah buku, hingga seminar internasional. Selain itu, Prodi PBA juga terhubung dengan asosiasi nasional PPBA serta layanan digital internasional seperti EBSCO, NCC Education, dan Turnitin.
Dalam pemaparannya juga disampaikan bahwa mahasiswa Prodi PBA memiliki peluang lulus lebih cepat, bahkan ada yang menempuh studi selama 3,5 tahun, serta aktif menghasilkan karya unggulan yang dipamerkan secara virtual melalui website Prodi.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, salah satunya pertanyaan dari peserta asal Sukabumi, Bapak Hidayat. Ia menanykan mengenai peluang lulusan SMK untuk masuk Prodi PBA. Kaprodi PBA selaku narasumber menjelaskan bahwa latar belakang sekolah umum tidak menjadi hambatan, sudah ada contoh mahasiswa IAI AL-AZIS yang berasal dari sekolah umum dan berhasil, bahkan berprestasi.
Sosialisasi secara daring merupakan implementasi dari hasil musyawarah nasional Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bersama mitra yang dipimpin Rektor IAI AL-AZIS, Datuk Sir Imam Prawoto, KRSS., M.B.A., C.R.B.C. Sosialisasi Prodi PBA ini sesi perdana bersama mitra Jawa Barat Selatan, dan akan terus berlanjut.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan harapan agar semakin banyak calon mahasiswa yang tertarik bergabung dengan Prodi PBA IAI AL-AZIS sebagai bagian dari upaya membangun generasi pendidik bahasa Arab yang unggul, toleran, dan berdaya saing global.



Posting Komentar untuk "Sosialisasi Prodi PBA IAI AL-AZIS: Latar Belakang Pendidikan Umum Tak Jadi Halangan Kuliah Bahasa Arab"