Tiga siswa berkomentar dalam sesi wawancara, yakni Fika Kamilia Shofa dari kelas XII-5, Ahmad Erang Saputra dari kelas XII-6, dan Shazwina Anis Warhana dari kelas XII-5. Ketiganya menyampaikan mendapat banyak informasi baru. Selama ini, mereka mengenal Al-Zaytun sebagai pesantren, bukan sebagai institusi yang memiliki yang memiliki perguruan tinggi.
“Awalnya saya kira Al-Zaytun itu hanya pesantren. Aku baru tahu ternyata ada institut di Al-Zaytun. Ternyata ada perguruan tingginya,” ungkap Fika Kamilia Shofa dan Shazwina Anis Warhana.
![]() |
| Siswa SMAN 1 Anjatan |
Kesan pertama mereka pun cukup kuat. Atribut hijau yang dikenakan tim sosialisasi memberikan nuansa religius yang khas. “First impression dari atribut kaka-kaka mahsiswa yang datang ini pasti ini islami banget, karena ijo itu identik dengan islami,” tambahnya keduanya.
Menariknya, dari hasil wawancara, Fakultas Syariah menjadi pilihan yang paling diminati. Dua siswa menyatakan ketertarikannya pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah karena melihat relevansi bidang tersebut dengan kebutuhan masa kini.
“Saya tertarik dengan Fakultas Syariah, Hukum Ekonomi Syariah karena ingin tahu tentang cara-cara kerja hukum dan tentang ekonomi syariah,” ungkap Fika.
Hal senada disamapikan Shazwina Anis Warhana. Ia tertarik dengan Hukum Ekonomi Syariah yang didalamnya juga ada unsur ekonominya. Ia mengaku ingin lebih dalam mepelajari ekonomi.
Sementara itu, Ahmad Erang Saputra memilih Hukum Tata Negara. Ia mengaku ingin memahami lebih dalam pasal-pasal hukum nasional dan berkontribusi dalam menciptakan keadilan sosial.
“Saya ingin belajar Hukum Tata Negara karena ingin memehami tentang pasal-pasal (undang-undang) yang ada di negara ini. Biar lebih maju lagi dan adil,” katanya dengan penuh semangat.
Tak hanya berbicara tentang pilihan studi, para siswa juga menyampaikan pesan kepada teman-temannya yang masih bimbang menentukan masa depan akademik. Mereka mendorong agar siswa lebih aktif mencari informasi sebelum memilih kampus.
Faktor lokasi juga menjadi pertimbangan penting. Bagi siswa yang berdomisili di sekitar Indramayu, keberadaan kampus yang relatif terjangkau dinilai menjadi nilai tambah.
“Kalau tidak mau pusing-pusing, temaptnay tidak jauh, karena masih di Indramayu, kuliahnya disini saja (IAI AL-AZIS),” Ahmad Erang Saputra.
Di akhir sesi, salah satu siswa menyampaikan harapannya agar IAI AL-AZIS semakin dikenal luas oleh masyarakat.
“Semoga IAI AL-AZIS berkembang pesat, semakin dikenal karena ternyata bagus banget prodinya, apalagi alumninya,” ungkap Fika Kamilia Shofa.
Kegiatan sosialisasi diharapkan terus berlanjut. Selain membuka wawasan siswa tentang pilihan perguruan tinggi, kegiatan sosialisasi membantu para siswa menentukan langkah dengan lebih terarah. Bagi siswa SMAN 1 Anjatan, pertemuan singkat tersebut membuka wawasan untuk masa depan yang lebih matang.
Kontributor: Misbah K.U. (Mahasiswa HES IAI AL-AZIS)
.jpg)
Posting Komentar untuk "Antusiasme Siswa SMAN 1 Anjatan dalam Sosialisasi Kampus IAI AL-AZIS: Fakultas Syariah Jadi Magnet"